Semua informasi finansial pinjaman online

Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Januari 2020

Kenapa Natuna Menjadi Rebutan Indonesia dan china

Kenapa Natuna Menjadi Rebutan Indonesia dan china

Pertanyaan sederhana namun punya kisah yang panjang, terlebih saat ini kondisi di pulau natuna semakin memanas masuk nya kapal china ke wilayah natuna yang merupakan wilayah kedaulatan indonesia.
Natuna sendiri merupakan sebuah wilayah di utara selat karimata. Dan secara administratif berada di provinsi kepulauan riau.

Tak salah memang china ingin mengklaim pulau ini mengingat banyak sekali potensi alam yang sangat luar biasa. Selain karna sumber daya alam nya, letak nya juga sangat strategis yang di lalui lalu lintas perdagangan internasional.


Beberapa potensi alam yang ada di pulau natuna antara lain :
  • Sumber daya perikanan laut yang mencapai lebih dari 1 juta ton per tahun dengan total pemanfaatan hanya 36% sekitar 4,3% oleh kabupaten Natuna.
  • Sumber daya pertanian dan perkebunan seperti ubi-ubian, karet, sawit, cengkeh dan kelapa.
  • Sumber daya alam yang bisa dijadikan wisata bahari seperti pantai, gunung dan air terjun. Selain itu, Natuna juga memiliki budaya yang indah dan khas. Sehingga bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah dan masyarakat.




  • Natuna juga menjadi salah satu sumber daya gas alam dan merupakan salah satu sumber terbesar di asia yaitu gas D-Alpha yang terletak 225 km di sebelah utara pulau Natuna, ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia) dengan total cadangan 222 Trillion Cubic Feet (TCT) dan gas hidrokarbon sebesar 46 TCT.
Itulah hanya beberapa diantara nya saja, masih banyak SDA lain nya yang menjadi magnet bagi negara lain untuk mengkliam pulau natuna.
Semoga dengan kekayaan alam yang luar biasa ini pemerintah bisa mengelola nya dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat setempat dan negara.

Semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih

Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia Dan China

Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia Dan China

Baru baru ini berita tentang memanas nya kondisi di natuna telah menjadi perhatian banyak orang di indonesia, terlihat dari postingan di banyak media sosial dan situs berbagi video youtube. Hal ini di dasarkan karna pihak china mengklaim bahwa natuna adalah wilayah kedaulatan mereka berdasarkan klaim sembilan garis putus-putus atau nine dash line. Sementara kepualan natuna sendiri adalah ZEE ( Zona Ekonomi Ekslusif ) Indonesia.





Terlepat wilayah tersebut, bagaimana jika seandainya skenario terburuk antara indonesia dan china terjadi (red,Perang) ?

Bagaimana perbadingan kekuatan militer kedua negara ?
Dikutip dari CNNIndonesia

Kekuatan Militer Indonesia 
Globalfirepower.com mencatat kekuatan militer Indonesia berada di peringkat 16 dunia. Persis di bawah Pakistan dan di atas Israel.

Mengenai armada laut, total ada 221 kapal yang dimiliki Indonesia per 2019 lalu. Jumlah itu terdiri dari 8 kapal fregat, 24 kapal korvet, 5 kapal selam, 139 kapal patroli dan 11 pangkalan perang laut.

Indonesia, masih merujuk catatan globalfirepower.com, tidak memiliki kapal perusak dan kapal induk yang mampu mengangkut pesawat tempur.




Indonesia memiliki personel militer sekitar 800 ribu orang. Terdiri dari 400 ribu personel aktif dan 400 ribu personel cadangan. Namun demikian, ada 108 juta penduduk yang siap perang jika keadaan mengharuskan.

Memiliki 315 tank perang, 141 artileri otomatis, 356 artileri manual, 36 proyektor misil dan 1.300 kendaraan lapis baja.







Di udara, Indonesia memiliki 41 pesawat tempur, 192 helikopter, 8 helikopter perang, serta 65 pesawat pembom dan meriam antiudara. Jika ditotal, Indonesia bakal ditunjang oleh 451 armada untuk perang udara.

Operasi militer tentu membutuhkan logistik dan bahan bakar. Mengenai hal itu, Indonesia memiliki sumber daya minyak bumi 1,66 juta barel per hari. Cadangan minyak bumi mencapai 3,23 miliar barel.

Indonesia memiliki 14 pelabuhan utama dan 673 bandara. Semua itu bisa dipakai untuk kepentingan operasi militer jika diperlukan.


Kekuatan Militer China
Berdasarkan globalfirepower.com, kekuatan militer China secara keseluruhan berada di peringkat 3 dunia. Di bawah Amerika Serikat dan Rusia, di atas India dan Prancis.

Armada laut China terdiri dari 714 kapal. Terdiri dari 1 kapal induk, 52 fregat, 33 kapal perusak, 41 korvet, 76 kapal selam serta 192 kapal patroli. Ada 33 pangkalan laut yang digunakan.

Jika perang di darat, China ditunjang 13 ribu tank, 40 kendaraan lapis baja, 2 ribu roket proyektor, 4 ribu artileri otomatis, dan 6.246 artileri manual.

Kekuatan udara China terdiri dari 1.222 pesawat tempur, 281 helikopter perang, seribu helikopter, dan 1.564 pesawat pembom serta meriam antiudara. Ditambah pesawat transportasi 193 buah.

China memiliki 2,6 juta personel militer yang terdiri dari 2,1 juta aktif dan 510 ribu personel cadangan. Sebanyak 621 juta penduduknya siap perang jika kondisi mengharuskan.






Mengenai logistik dan bahan bakar, China memiliki sumber daya minyak bumi sebanyak 10 juta barel per hari. Cadangan minyak bumi mencapai 25 miliar barel. China memiliki 16 pelabuhan utama dan 507 bandara yang siap digunakan dalam kondisi perang.




Peta kekuatan militer Indonesia dan China bisa saja lebih dari yang dipublikasikan globalfirepower.com. Walau bagaimana pun, kekuatan militer untuk menjaga pertahanan dan kedaulatan merupakan rahasia masing-masing negara.


Tapi walaupun bagaimana pun perang bukanlah sebuah solusi karna kita tau banyak sekali pihak yang akan sangat di rugikan baik harta, benda bahkan nyawa.
Kita doa kan saja semoga masalah ini bisa cepat selesai dengan baik dan damai

Sabtu, 21 Desember 2019

Gerhana Matahari Desember 2019

Dilansir dari Hitekno.com : Menurut prediksi, pada 26 Desember 2019 mendatang, Bumi akan mengalami Gerhana Matahari Cincin. Ilmuwan menjelaskan bahwa fenomena ini nantinya bisa mempengaruhi pergerakan Bumi.
Fenomena alam super langka ini nantinya akan terlihat dari wilayah Indonesia. Penyebab Gerhana Matahari Cincin terlihat dari Indonesia karena wilayahnya yang dilalui oleh bayangan antumbra saat Bulan tepat berada di depan Matahari.
Gerhana Matahari Cincin ini masuk ke dalam kategori siklus saros 132 yang merupakan gerhana ke-46 dari total 71 gerhana. Nantinya gerhana ke-47 akan terjadi di 5 Januari 2038 atau sekitar 18 tahun mendatang.
Beberapa kota di Indonesia yang dapat melihat fase Gerhana Matahari Cincin ini antara lain Padang, Riau, Batam, Singkawang, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Utara, dan sebagian Kalimantan Timur.


Puncak Gerhana Matahari Cincin akan dimulai dari Sabang, Aceh pada pukul 10.03 WIB. Untuk Merauke, Papua, akan terjadi sekitar pukul 14.37 WIT.
Sedangkan puncak Gerhana Matahari Cincin paling awal di Sabang, Aceh terjadi pada pukul 11.49 WIB. Puncak paling akhir dari Gerhana Matahari Cincin di Jayapura terjadi pada pukul 15.51 WIT.
Tidak hanya menakjubkan, Gerhana Matahari Cincin ini rupanya memberikan dampak yang cukup mempengaruhi alam semesta dan kehidupan di Bumi. Yang perlu dicatat, Gerhana Matahari Cincin ini memberikan cukup banyak dampak negatif.



Mengutip CNET, salah satu dampak yang dirasa cukup besar adalah adanya gangguan pada gravitasi atau medan magnet Bumi. Pasalnya, gerhana tersebut menghambat pemanasan dan ionisasi pada lapisan ionosfer atmosfer Bumi.
Tidak dijelaskan dengan pasti bagaimana pergerakan Bumi akan terganggu dengan Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 26 Desember 2019 mendatang. Mengenai dampak apa yang mempengaruhi, nantikan hingga Gerhana Matahari Cincin terjadi ya

Gerhana Matahari Cincin Desember 2019

Gerhana Matahari Cincin Desember 2019

Seperti di lansir dari BMKG  Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi. Fenomena yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan ini terjadi pada saat fase bulan baru. Adapun Gerhana Bulan terjadi ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan dan terjadi pada saat fase purnama. Baik Gerhana Matahari maupun Gerhana Bulan, peristiwanya dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.



Wilayah yang terlewati jalur cincin pada GMC 26 Desember 2019 adalah Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik. GMC 26 Desember 2019 ini dapat diamati di sedikit Afrika bagian Timur, seluruh wilayah Asia, Samudra India, Australia bagian Utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian.